Kiat Sukses Mencari Sparepart Second Berkualitas

Yang namanya kerusakan pada motor memang terkadang datang tidak tepat waktunya. Ada kalanya, ketika kantong kita sedang tipis, eh tiba-tiba suku cadang (sparepart) motor kita mengalami kerusakan cukup fatal dan harus diganti. Sementara waktu gajian masih lama dan tabungan sudah tak mencukupi lagi untuk mengganti sparepart baru.  Apalagi sparepart orisinal juga terbilang cukup mahal.

Tapi tenang, dengan perkembangan  “dunia permotoran” tanah air saat ini, Anda disediakan berbagai pilihan alternatif suku cadang di pasaran. Anda mungkin bisa mengganti sparepart motor Anda yang rusak dengan sparepart imitasi, walau kadang memang kualitasnya tidak terlampau bagus. Atau Anda juga bisa mencari sparepart orisinal dengan “harga miring” di beberapa bengkel.

Jika kedua alternatif itu tak juga terjangkau oleh kocek Anda, tentu pilihan ketiga ini bisa jadi solusi alternatif. Apa itu? Salah satu siasatnya adalah mencari sparepart second namun dalam kondisi yang masih bagus. Saat ini banyak toko atau sentra-sentra otomotif yang menjual sparepart atau mesin motor second dari semua merk dan jenis motor.

Namun dalam memilih produk spare part second ini, kita haruslah bersikap hati-hati. Sebab jika tidak hati-hati kita hanya akan memperhatikan harga yang murah, tapi ternyata barang yang kita beli kualitasnya kurang baik. Dengan demikian spare part motor tersebut akan sia-sia karena jangka waktu pemakaiannya hanya sebentar.

Maka sebelum Anda berburu spare part-spare part second ini, ada baiknya kita mempelajari beberapa tip untuk mencari “harta karun” di bursa-bursa otomotif second tersebut. Tanpa basa-basi, berikut adalah tip membeli onderdil motor bekas tersebut.

Pertama-tama, sebaiknya Anda berangkat dengan orang yang memang paham betul dengan sparepart yang Anda butuhkan. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak tertipu dengan produk-produk yang kurang bagus.

Kedua, kala Anda membeli Anda haruslah memperhatikan dulu suasana tempat penjualan spare part bekas dan mungkin memperhatikan proses transaksi. Ingat jangan terlalu nafsu bertransaksi, sebab mungkin saja ada jadi korban “permainan” oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di sana.

Ketiga, jangan gampang percaya kepada penjual asing yang tampak ramah kepada Anda. Bukan hal aneh ketika Anda datang, beberapa orang akan menanyakan “mau xari apa?” Jadi Anda jangan langsung ikut tapi bilang saja Anda hanya melihat-lihat dulu. Sebab jika Anda bilang mau beli sparepart tertentu, pasti orang itu akan membantu mencarikan barang yang Anda inginkan ke penjual atau lapak  lain. Dan tentu saja “pertolongan” yang dia berikan tidak akan cuma-cuma karena harga barang pasti dinaikkan.

Keempat, Anda harus tahu bahwa beberapa kios memang menjual onderdil motor secara spesifik. Misalnya ada toko yang menjual kaburator second, ada toko yang hanya jual aksesoris atau bahkan ada yang hanya menjual baut-baut. Maka pastikan Anda membeli barang di tempat-tempat yang spesialis seperti itu karena barang yang Anda inginkan juga spesifik.

Kelima,  ada baiknya Anda tidak langsung berbelanja di satu tempat yang baru Anda kunjungi. Lebih baik Anda melakukan perbandingan harga dengan sejumlah toko sejenis dan pilihlah harga yang paling murah dengan kondisi barang yang paling bagus.

Keenam, jika Anda sudah cocok dengan barang di salah satu toko, pandai-pandailah menawar harga yang diberikan. Kalau perlu tawar harganya hingga 50% dari harga yang ditawarkan si penjual sampai kemudian akan menemukan harga yang cocok dengan kondisi kantong Anda. Biasanya kita bisa bilang bujetnya hanya ada segitu dan berbagai alasan lain.

Ketujuh, sebelum Anda benar-benar membeli barang yang Anda perlukan, sebaiknya buatlah sebuah komitmen atau perjanjian dengan si penjual. Misalkan “barangnya benar-benar bagus kan bang, ko atau mas dan mbak?”, “Kalo nggak bagus boleh dibalikin kan?” atau yang paling aman minta garansi dalam jangka waktu tertentu jika dimungkinkan.

Jika Anda sudah menjalankan semua tahapan tersebut dan yakin benar bahwa barang itu benar-benar berkualitas dan harganya jauh lebih miring dari spare part di toko lain, barulah Anda bisa bertransaksi dengan nyaman. Akhir kata selamat berburu sparepart second yang berkualitas. (w2)

Banderol Motor Cruiser Motobi 200 Tak Sampai Rp 30 Juta

Touring menggunakan sepeda motor merupakan kepuasan yang tiada tara. Apalagi, jika didukung motor yang layak dan nyaman.

Biker di Tanah Air kini memiliki pilihan untuk tunggangannya. Pilihan tersebut adalah Benelli Motobi 200, sebuah motor bergaya cruiser berkubikasi 200 cc.

Sepintas, tampilan Motobi 200  cukup menjanjikan untuk diajak menempuh perjalanan jauh. Sedangkan untuk kecepatan, tentu saja Motobi 200 termasuk yang biasa-biasa saja mengingat kapasitas mesinnya hanya 200 cc.

Benelli adalah merek motor Italia yang sudah diakuisisi oleh perusahaan China. Sejak tujuh tahun lalu, Benelli ikut meramaikan pasar motor Indonesia. Produk unggulannya adalah skutik-skutik bongsor yang saat ini mendapat tempat tersendiri di kalangan penggemar motor.

Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Benelli kembali memperkenalkan Motobi 200 yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 29,7 juta. “Sudah termasuk bonus windshield dan sidebag,” ungkap staf pemasaran Benelli.

Sebelumnya, Benelli Motobi 200 juga sempat mejeng di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di BSD, Tangerang Selatan, Banten.

Benelli Motobi 200 menggendong mesin berkubikasi 200cc. Dilihat dari kubikasinya, Motobi masih sebanding motor-motor sport dari Negeri Matahari Terbit yang sudah akrab di kalangan rider. Selain kubikasi 200 cc, Motobi 200 menggunakan mesin berteknologi injeksi Over Head Valve alias OHV. Benelli mengklaim mesin ini merupakan perpaduan antara mesin klasik dan sistem bahan bakar modern.

Mesin Motobi 200 merupakan mesin empat langkah, 1 silinder, dan 2 valve. Sistem pembakaran yang diaplikasikan pada motor ini membuat Motobi berbeda dari Benelli Patagonian Eagle 250 yang masih menggunakan karburator.

Dapur pacu pada Motobi 200 mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 9,5 tenaga kuda di 7.500 rpm, dan torsi 13,5 nm di 6.000 rpm. Motobi 200 juga sudah dilengkapi radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.

Motobi 200 yang memiliki tangki bahan bakar berkapasitas maksimal 15 liter, merupakan motor berukuran bongsor dan setang yang lebar. Pengendaliannya tentu saja berbeda dari motor-motor berukuran kompak dan memiliki radius putar yang kecil.  

Roda depannya menggunakan ban dan pelek berukuran 110/90-16, sedangkan bagian belakangnya 130/90-15. Motobi 200 bisa dikatakan sebagai versi ekonomis dari Benelli Patagonian Eagle, motor cruiser yang menggunakan mesin berkubikasi 251 cc.

Motobi 200 dan Patagonian sama-sama menggunakan frame Bassinet. Rangka yang panjang dan kuat memang jadi andalan motor-motor cruiser karena rangka jenis ini membuat beban mesin berada di area depan.

Sedangkan mesin Patagonian Eagle hampir sama dengan mesin yang mesin Motobi 200. Pembedanya, mesin Patagonian adalah mesin dua silinder. Selain itu, Patagonian Eagle masih mengandalkan karburator sedangkan Motobi sudah menggunakan sistem injeksi.

Di manual book, Patagonian Eagle mampu menghasilkan 13 tenaga kuda pada 8.000 rpm dan torsi maksimal 16,5 Nm pada 6.000 rpm. Sedangkan kecepatan maksimum yang bisa dicapainya sekitar 144 km/jam.

Dari segi tampilan, Patagonian terkesan mewah karena banyak menampilkan ornamen-ornamen chrome di tubuhnya. Termasuk di knalpot ganda yang terletak di sisi kanan. Sedangkan Motobi 200 didominasi warna hitam doff yang membuatnya terkesan garang.

Dari segi harga, tentu saja Patagonian Eagle di atas harga Motobi 200. Saat ini, Patagonian Eagle dibanderol sekitar Rp 37 juta atau hampir mendekati Rp 40 juta. Sedangkan Motobi 200 masih di bawah angka 30 juta. (Y9)