Akibat Sering Lupa Servis Motor Rutin, Ini yang Bisa Anda Alami

Bagi pengendara sepeda motor, servis rutin adalah kewajiban yang seharusnya tidak boleh diabaikan. Sebab jika Anda lalai, akan ada beberapa hal performa mesin yang menurun dari hari ke hari. Apalagi jika Anda menggunakan motor untuk kepentingan sehari-hari, motor yang jarang dirawat alias jarang diservis akan mengalami akibat sering lupa servis motor rutin yakni penurunan performa yang sangat signifikan. Sayangnya, tidak jarang kita malas untuk servis motor ataupun ganti oli secara rutin. Padahal servis motor secara rutin ini diperlukan untuk menjaga performa sepeda motor tetap baik. Setidaknya untuk memperpanjang usia pakai si roda dua kesayangan Anda tersebut.

Beberapa komponen yang akan sangat terasa di antaranya seperti tarikan gas yang semakin berat atau juga sebaliknya. Namun, lebih dari itu ada beberapa akibat yang mungkin Anda rasakan ketika Anda sering lupa servis rutin motor Anda.

 

Akibat sering lupa servis motor rutin

Motor bergetar

Pernah merasakan motor Anda bergetar? Kemungkinan besar adalah karena V-Belt yang sudah usang dan tidak pernah diganti. Inilah salah satu hal penting yang perlu Anda waspadai. Sebab V-belt mempunyai fungsi meneruskan putaran pulley bagian depan (engine) menuju pulley belakang (roda). Sementara itu transmisi manual yang menggunakan rantai akan lebih mudah dalam hal perawatan. Cukup memberinya pelumas atau jika sudah kendor kemudian menggantinya. Bahayanya jika tetap dipaksakan, maka V-belt bias saja akan putus dan akhirnya motor Anda tidak dapat digunakan lagi.

 

Tarikan laju motor matic yang semakin berat

Hal ini karena motor Anda kurang mendapat perhatian pada bagian busi dan filter. Busi dan filter udara yang bersih akan menjaga tarikan gas tetap ringan atau terhindar dari gejala brebet atau tarikan gas yang berat. Pastinya kedua komponen ini wajib diganti sesuai jadwal.

 

Konsumsi bensin yang semakin boros

Salah satu kunci utama performa motor matic adalah CVT alias Continous Variable Transmission. Jika CVT Anda tidak dirawat secara rutin, maka transfer tenaga ke roda semakin tidak maksimal. Efeknya, selain performa jadi loyo, bensin yang harus Anda beli pun semakin banyak. Tentu Anda tidak ingin kan mengeluarkan biaya lebih untuk bensin, apalagai kini harga bensin semakin naik. Karena itu, untuk mencegahnya Anda harus melakukan perawatan CVT secara berkala.

 

Selain berpengaruh pada gas, bagian rem juga akan ada dampaknya

Performa rem pasti akan menurun sebab ketika dipakai, kampas rem tentu akan tergerus dan semakin berkurang. Efeknya, motor Anda akan berbunyi mengecit dan laju motor tidak akan berjalan dengan baik.

Dalam pemasangan kampas rem pun tidak boleh sembarangan. Seperti yang dikutib dari planetban.com, komponen rem harus bersih dari debu yang mengganggu. Daerah sekitar komponen rem harus bersih sebelum dipasang kampas rem baru agar tidak menimbulkan bunyi decitan karena debu.

 

Terakhir, bagian terpenting yang paling Anda rasakan adalah bagian ban

Ini sangat jelas dapat Anda rasakan sebab ban akan kian menipis dengan tekanan udara yang semakin berkurang. Hal ini akan berimbas pula pada putaran ban yang tidak stabil dan konsumsi bensin pun semakin besar.

 

Kalau Anda sudah merasakan beberapa gejala di atas, berarti inilah saatnya Anda harus melakukan servis dan perawatan pada motor kesayangan Anda. Karena kalau mesin sudah macet dan menimbulkan kerusakan hingga komponen dalam mesin, maka bersiap-siaplah mengeluarkan biaya perbaikan di bengkel dengan harga yang cukup besar. Belum lagi jika bengkel yang Anda datangi tidak kompeten, bisa-bisa malah menghabiskan biaya yang membengkak dan menyita waktu berharga Anda.

Semoga, beberapa akibat tersebut dapat menyadarkan Anda betapa pentingnya servis rutin untuk motor kesayangan Anda.