Cara Merawat Motor yang Sudah 10 Tahun

Sepeda motor merupakan salah satu barang kesayangan. Tidak sekadar sebagai alat transportasi, motor pun tak jarang sebagai tunggangan yang bisa untuk meningkatkan rasa percaya diri. Begitu banyak manfaatnya maka tak heran jika banyak orang merawat motor dengan baik, termasuk untuk motor yang sudah berusia 10 tahun bahkan lebih.

Untuk motor yang sudah “berumur tua” tersebut, cara merawatnya tentu berbeda dengan motor baru. Untuk motor baru, apalagi dengan teknologi yang lebih canggih, cara merawatnya lebih mudah dibandingkan dengan motor lama. Kalau motor tua Anda jarang diperhatikan, bisa-bisa Anda malah merogoh kocek lebih dalam melakukan servis besar sebab ada komponen motor yang harus diperiksa dan diganti. Berikut ini beberapa cara merawat motor yang sudah berusia 10 tahun.

Baca juga: Akibat Sering Lupa Servis Motor Rutin, Ini yang Bisa Anda Alami
  1. Periksa kelistrikan motor Anda

Agar motor dapat melaju dengan lancar, periksa kelistrikannya. Misalnya cek lampu depan, spidometer, sen, kontak mesin, dan lain sebagainya.  Anda harus memastikan kabel utama masih berfungsi dengan baik atau layak pakai. Pada motor yang berusia 10 tahun atau lebih kabel bisa rusak. Ganti kabel jika rusak dan sebaiknya menggantinya dengan produk orisinal agar mutunya terjamin.

  1. Perhatikan kondisi bodinya

Namanya motor tua atau sudah berumur, apalagi sudah 10 tahun, bodinya tentu tak sebagus motor baru. Namun, bukan berarti bodi motor tua tak layak pakai. Jika dirawat dengan baik, meski berstatus motor tua, bodi tetap oke-oke saja. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan kondisi bodi motor Anda. Perhatikan tangki, jok, dan bagian-bagian penting lainnya yang berpengaruh pada tampilan bodi. Tangki bahan bakar pastikan tidak bocor atau keropos. Jika sudah tidak memungkinkan untuk dipakai, gantilah dengan tangki yang lebih bagus. Demikian juga untuk jok yang sudah rusak, Anda perlu memperbaiki atau memperbaruinya. Tak lupa, periksa ban apakah masih layak pakai atau perlu diganti. Jika perlu diganti Anda bisa langsung cek harga di sini.

  1. Servis dan ganti oli secara rutin

Motor baru pun harus diservis rutin, apalagi motor yang sudah berumur 10 tahun. Servislah motor secara rutin, termasuk ganti oli, misalnya sebulan sekali. Perawatan motor melalui servis rutin ini juga sekaligus untuk mendeteksi kerusakan apa yang semula tak terlihat mata menjadi semakin terlihat, dan segera bisa dilakukan perbaikan. Cara ini membantu Anda dalam merawat motor agar awet lebih lama.

  1. Gunakan bensin dengan oktan sesuai dengan kompresi mesin

Penggunaan bahan bakar juga berpengaruh pada awet tidaknya motor Anda. Apalagi motor yang sudah lama atau berusia 10 tahun. Sebaiknya gunakan bensin yang beroktan sesuai dengan kompresi mesin motor Anda. Hal ini sangat bermanfaat untuk menjaga kinerja motor Anda. Pertimbangkan penggunaan bensin beroktan tinggi untuk menghindari kerak di ruang bakar motor Anda.

  1. Pakailah suku cadang asli

Motor yang sudah tua harus dirawat dengan lebih baik agar tetap bisa digunakan di jalan raya. Untuk itu, Anda perlu menggunakan suku cadang asli jika beberapa komponen pada motor Anda perlu diganti. Jangan gunakan suku cadang abal-abal yang hanya akan membuat motor tua cepat rusak atau tidak layak jalan. Meski harga suku cadang asli lebih mahal, namun untuk motor yang sudah berusia 10 tahun, manfaatnya sangat besar. Setidaknya untuk menjaga performa motor Anda tetap oke. (w2)

 

Baca juga: Perbedaan Sistem Kerja Motor Karbu dan Injeksi yang Paling Terasa

Share: