Ketika Pengapian Thunder Hilang, Ini Cara Mengatasinya!

Helo Hatebikers! 

Buat saudara-saudari yang masih punya motor Suzuki Thunder 125 dari para leluhur nih, selamat! Karena berarti Anda adalah orang yang sangat telaten dalam mengurus motor Thunder. Sebab mesti terkenal dengan body dan mesin yang kuat tatap saja memiliki kekurangan dan masalah yang tidak bisa dihindarkan. 

Dari pengalaman dan cerita teman-teman yang menunggangi motor pabrikan Jepang ini, Suzuki Thunder 125 punya beberapa masalah yang sering terjadi. Tentu bukan sesuatu yang mengherankan bila terdapat kekurangan pada setiap jenis motor, namun untuk motor Thunder, Anda perlu memperlakukan motor ini dengan cara yang lebih spesial. Sebab jika terjadi kerusakan pada sistem pengapian seperti sepul, kiprok, CDI dan koil pada Thunder maka diperlukan analisa yang berbeda dari motor kebanyakan.

Keluhan tentang motor Suzuki Thunder ini kurang lebih adalah tidak adanya tenaga dan tiba-tiba mogok. Meski aki sudah dirawat, tetap saja starter dinamo sering trouble. Sehingga ketika mau dihidupkan harus didorong. Tentu ini akan sangat menyebalkan sekaligus perlu diampuni karena motor ini sudah keluaran lama dan perlu banyak perawatan.  

Hal ini sering dialami oleh pengguna motor Thunder keluaran 2005 alias versi mesin yang tanpa kick starter. Keluaran di bawah 2011 pun masih banyak mendapat keluhan terutama karena efek tidak ada engine balancer. Sehingga getaran mesinnya sangat tinggi dan membuat lelah. Namun ada yang bilang kalau urusan gonta-ganti sebaiknya perlu diganti secara keseluruhan. Bahkan walaupun hanya sebatas ganti setang. Karena penggantian ini akan mengacaukan kelistrikan motor. 

Okay, dari tadi ngomongin kelemahan dari Thunder tapi belum ada poinnya. Apa saja yang menjadi masalah pengapian pada motor Thunder? Berikut ulasannya!

Baja juga:   Takut Servis Motor Injeksi Di Bengkel Biasa

Bagian Sepul yang bermasalah

Bagian ini memang sering mengalami kerusakan, yaitu terjadi kegosongan pada komponen di bagian spul. Hal ini dikarenakan adanya pengisian aki yang tidak baik. Akibatnya ketika motor menjadi susah hidup ketika dinyalakan, bahkan langsung mati ketika di kick starter.

Tanda-tanda spul rusak di antaranya adalah ketika lampu depan mulai redup, mesin langsung mati. Ketika aki sudah dicas 1-2 hari, besoknya sudah soak lagi meskipun sudah diganti aki baru.

Penggantian stang jepit membuat kelistrikan kurang baik

Memang ada yang mengatakan kalau mau mengganti atau membuat variasi pada Thunder, maka wajib melakukan penggantian pada bagian kabel. Sebab untuk motor satu ini, ada beberapa saklar yang berada pada area arm sehingga bila tidak diganti, akan mengakibatkan kelistrikan tidak normal.

Aki cepat habis

Motor Thunder menggunakan aki untuk menghidupkan beberapa komponennya. Sehingga hal ini membuat aki motor akan cepat habis.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Mengutip dari mochyuga, berikut adalah prosedur untuk menganalisa kerusakan pada pengapian. 

Periksa Tegangan 12 VDC ke CDI/TCI

Dalam pengapian sistem DC, harus ada tegangan 12 volt DC dari accu ke modul pengapian CDI/TCI. Ada beberapa indikator yang menunjukkan gejala kerusakan di jalur sumber tegangan ke CDI, yakni pertama ketika kelistrikan mati total, lampu-lampu mati. Jika gejalanya seperti ini, kemungkinan semua jalur tegangan dari accu terputus. Pada umumnya hal ini disebabkan karena sekring putus atau kunci kontak rusak. Solusinya tentu dengan ganti sekring dan kunci kontak.

Sementara untuk indikator kedua, adalah ketika lampu-lampu bisa menyala namun tidak ada api di busi. Ini kerusakan yang umum ditemui di Thunder 125. Penyebab utamanya adalah saklar engine stop di holder stang kanan sudah termakan usia, berkarat atau putus kabelnya. Solusinya adalah dengan membersihkan terminal saklar dan perbaiki jalur dari kabel kontak ke engine stop dan dari engine stop ke CDI.

Baja juga:   Perbandingan Harga Diagnostic Tool Yamaha, Honda, Iquteche, dan MST

Periksa jalur massa ke CDI

Selain arus positif 12 volt DC dari accu, pastikan juga kabel negatif yang ke CDI masih terhubung dengan baik. Gunakan alat AVOmeter untuk mengukur koneksi kabel apakah masih tersambung atau tidak.

Periksa kabel/soket pulser ke CDI

Pulser adalah pengirim sinyal untuk timing pengapian di CDI. Jika kabelnya putus maka pengapian juga tidak akan muncul. Karena itu periksa kabel dan soket dari pulser ke kabel bodi yang mengarah ke CDI. Jika benar kabelnya putus maka segera sambung ulang dan jika soketnya kotor bersihkan menggunakan contact cleaner.

Jangan dikonsletkan

Ini adalah kesalahan paling fatal yang justru sering dilakukan. Saat memeriksa kondisi sepul dan pulser, kabel sepul disentuhkan ke ground/massa untuk mengecek apakah masih ada setrumnya atau tidak, tapi ini tidak boleh dilakukan di Thunder 125, karena kabel sepul sistem fullwave DC tidak boleh berhubungan dengan massa alias konslet, karena akan menyebabkan kawat sepul gosong. Sebaiknya gunakan alat AVOmeter untuk memeriksa tegangan dan arus di sepul dan kabel-kabel Thunder 125.

Itulah beberapa masalah dan cara mengatasi pengapian pada motor Suzuki Thunder 125. Meski motornya lumayan jadul, tapi urusan body dan mesin jangan diragukan lagi. Namun tetap saja perlu dirawat dengan hati-hati dan rutin seperti di Planet Ban! Rasakan servis #rasamesinbaru yang membuat motor Anda terasa seperti baru lagi!

Share: