Mengenal Lambretta, Masa Kejayaannya dan Potensi di Indonesia

Ngomongin tentang motor skutik pasti banyak yang menyamakan jenis motor ini dengan vespa. Jelas aja, Vespa memang merek yang paling terkenal bahkan sampai di seluruh dunia meski skutik ini sangat segmented dan berasal dari Italy. Di Italy sendiri bukan hanya Vespanya yang terkenal, ada sebuah merek skutik yang sering dianggap sebagai keluarga vespa, yakni Lambretta. Karena mirip, banyak yang menganggap Lambretta adalah salah satu keluaran Vespa. Kalau kalian sendiri apakah menganggap kedua motor ini sama? Buat yang suka tapi belum tau sejarah Lambretta ini, Ihatebikes akan mengulasnya sekarang!

Sejarah Lambretta

lambretta indonesia - ihatebikes.net

Lambretta adalah produk yang lahir karena perang dunia ke-II yakni ketika Ferdinando membuka sebuah pabrik baja yang besar dengan jumlah pekerja mencapai 6.000 orang. Ketika perang dunia ke-II terjadi, sayangnya semua pabrik dirian Ferdinando berantakan. Namun di situlah muncul peluang bagi Ferdinan untuk menciptakan alat transportasi masa depan yang murah. Adalah Innoceti, sebuah perusahaan yang didirikan Ferdinando asal Italia pada tahun 1922. Lambretta menjadi produk yang dikeluarkan oleh Innoceti untuk kendaraan warga Italia yang kekurangan alat transportasi dan minimnya infrastruktur jalan yang bagus.

Nama Lambretta sendiri berasal dari sebuah nama di pinggiran kota Milan yang dilalui sungai di tempat Innocenti berada dan berdekatan dengan tempat produksi pipa baja.  Awalnya Lambretta dirancang oleh Pierluigi Torre, tanpa disangka skuter ini dan mendapat reaksi pasar yang cukup baik. Penjualannya pun terus meningkat sampai ke negara-negara lain seperti Inggris. Bahkan pada saat itu penjualan Lambretta melebihi rival senegaranya. 

Namun sayang, kepopuleran Lambretta tidak bertahan lama. Di akhir 1960an hingga awal 1970an penjualan Lambretta menurun akibat munculnya mobil-mobil kecil dan murah. Sehingga pasar scooter pun tergerus karena kedatangan mini cooper. Pada akhirnya lisensi Lambretta beralih ke Spanyol dengan brand Servetta. Kemudian dijual ke pemerintah India dengan merk scooter Indian Lambretta.

Baja juga:   Cara Membersihkan Busi, Karburator, dan Fuel Pump Motor Mio. Lengkap!

Desain Lambretta

lambretta indonesia - ihatebikes.net

Desain Lambretta dan Vespa sangat meniru masa-masa sebelum Perang Dunia ke-II yakni meniru gaya desain Scooter Crushman yang dibuat di Nebraska, Amerika Serikat. Akhirnya untuk memenuhi keinginan Innoceti, dibuatlah perisai depan yang bisa melindungi pakaian pengendaranya. Sehingga penumpang bisa selalu nyaman, bersih, dan kering dibandingkan model sepeda motor yang lain yang depannya terbuka. Pekerjaan ini kemudian diserahkan ke Jenderal Corradino D’Ascanio. Seorang insinyur penerbangan yang diberi tanggung jawab untuk mendesain kendaraan yang bisa dibuat untuk pria ataupun wanita. Juga untuk membonceng.

Sementara itu desain tapak kaki yang lebar dan datar dimaksudkan untuk wanita yang sulit menaiki sepeda motor ketika menggunakan rok atau gaun yang panjang. D’Ascanio menghilangkan fungsi rantai pada sepeda motor yang konvensional yang sering menjadi sumber kotoran dan minyak. 

Namun sayangnya D’Ascanio berselisih dengan Innoceti karena masalah spar frame. Hal ini akhirnya membuat Innoceti menghidupkan kembali kedua pabriknya. Sementara itu D’Ascanio akhirnya bekerja sama dengan Enrico Piaggio dan menghasilkan Spar Frame Vespa pada 1946. Akhirnya desain akhir Lambretta diselesaikan oleh insinyur aeronautika bernama Cesare Pallavicino dan Pier Luigi Torre. Innoceti mulai memproduksi Lambretta pada tahun 1947. Model pertama yang mereka keluarkan berpenampilan kursi yang terpisah dengan pembonceng. Penutup tanki bahan bakar terletak di bawah jok berengsel guna menghemat penggunaan tambahan kunci tutup tangki. 

Menarik Masa Kejayaan Lambretta Sampai ke Indonesia

lambretta indonesia - ihatebikes.net

Di masa-masa itu Lambretta banyak meraih kesuksesan dan diproduksi di luar negeri seperti di Argentina, Brazil, Chili, Kolombia, India dan Spanyol. Namun sayang, karena meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah Eropa Barat di akhir 1960, permintaan untuk skuter sangat anjlog karena pasar lebih banyak menyukai mobil kecil yang dapat menampung banyak orang. Akhirnya Innoceti dan Lambretta menutup usaha pada tahun 1972 dan menghasilkan 18 model berbeda. 

Baja juga:   Cara Membersihkan Busi, Karburator, dan Fuel Pump Motor Mio. Lengkap!

Dan kini siapa yang menyangka setelah absen selama 40 tahun, mereka akhirnya membuka suara dengan produk barunya! November 2017 lalu diperkenalkan kembali Lambretta di Milan Italia. Motor ini akhirnya diperkenalkan di Eropa dan Asia pada tahun 2019 dan resmi diperkenalkan di Indonesia dengan 2 varian motor. Adalah V125 spesial dan V200 special yang diimpor dari Vietnam. 

Bertolak di masa sekarang ketika Vespa sudah lebih dahulu merajai ke-Vespa-annya, apakah Lambretta yakin bisa bersaing di Indonesia?

Marketing Manager PT. Skuter Motor Indonesia (SMI) menjawab hal ini dengan santai, “Saat ini strategi kami, mengenalkan Lambretta ke masyarakat Indonesia. Mungkin bagi yang belum tahu, bisa sadar bahwa motor ini punya sejarah. Mengenai target penjualan, kami juga belum bisa banyak bicara. Ya, perkenalan saja dululah,” jelas Adrianus Donny.

Meski demikian, melihat segmentasi pasar Indonesia yang selalu tertarik pada motor skuter, bisa jadi Lambretta memiliki potensi yang cukup besar. Di Indonesia sendiri versi Vespa yang sangat langka pun diburu oleh para kolektor. Mungkin saja ada penyuka Vespa yang menantikan Lambretta sebagai bagian kenangan dari Vespa itu sendiri. 

Dari desainnya pun Vespa dan Lambretta memiliki karakter yang unik. Pastinya akan sangat meramaikan pasar skutik di Indonesia. Konsumen jadi punya pilihan baru, model lain, dan alternatif dalam ber-vespa-ria. V124 dan V200 special ditembus dengan harga yang lumayan, yakni Rp 44,5 juta dan Rp 52,5 juta OTR JAkarta. Dealer dan servisnya baru ada di Jakarta dan akan dibuka di Bali.