Menyetel Kaburator Agar Motor Jadi Bertenaga

Hi hatebikers! Taukah Anda apa bagian terpenting dari sepeda motor? Banyak orang menjawab mesinnya. Haha, iya betul! Tapi ada satu hal yang tidak bisa Anda lewatkan jika berbicara tentang hal-hal terpenting dari bagian sepeda motor. Tentu saja penting, sebab jika karburator secara tidak sengaja tersumbat kotoran atau angin maka kinerja motor bisa terganggu. Belum lagi jika setelan angin tidak pas, karburator bisa-bisa ngambek dan bisa bikin motor Anda jadi mbrebet. Ujung-ujungnya, kami yakin motor yang mbrebet bisa menyebabkan motor Anda jadi tidak bertenaga lagi.

Bicara soal mbrebet dan tidak bertenaga, banyak orang menebak jika masalah ini hanya disebebabkan karena businya yang kotor atau sudah jelek. Padahal, Anda perlu tau bahwa karburator cukup banyak memberi andil dalam masalah tersebut. Karburator harus dijaga untuk mempertahankan idle RPM tetap stabil dan ideal. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki masalah motor Anda ini?

Pastinya Anda perlu menyetel ulang karburator motor Anda. Tapi kami sarankan sebaiknya jangan main hakim sendiri ya, hoho! Maksudnya jangan asal bongkar karburator jika Anda tidak benar-benar paham tentang komponen mesin motor Anda.

Sebelum bongkar-membongkar, baiknya kita sama-sama pelajari dahulu bagian-bagian dalam karburator!

Dalam komponen karburator, ada yang disebut dengan sekrup penyetel, sekrup penyetel ini dibagi dalam dua jenis yakngi sekrup penyetel udara dan sekrup penyetel gas.  Penyetel gas terletak lurus dengan venturi atau kawat gas, dan penyetel angin terletak di depan atau di belakang sekrup penyetel gas.

Cara kerja sekrup pengatur gas adalah dengan mengencangkan (diputar ke kanan) ujung sekrup sehingga akan mendorong katup gas, akibatnya katup gas menjadi terbuka. Sementara itu sekrup penyetel udara bekerja dengan menutup saluran idle. Saat kita kencangkan sekrup ini (putar ke kanan), saluran idle menjadi semakin tertutup dan udara yang mengalir jadi lebih sedikit. Sudah paham perbedaannya?

Jika sampai sini Anda merasa tidak yakin maka jangan diteruskan, haha! Tapi jika terpaksa, Anda dapat melakukan cara berikut ini!

Pertama yang harus Anda lakukan adalah menyalakan motor. Hidupkan mesin motor dan mulai lakukan pengecekan. Sebab kita baru bisa menyetel jika karburatornya bekerja. Dan karburator akan bekerja jika mesin motor Anda hidup.

Kedua, putar sekrup penyetel gas ke arah searah jarum jam. Searah jarum jam berarti ke arah kanan ya! Ketika Anda melakukan penyetelan ini maka sekrup akan semakin masuk ke dalam karbu dan semakin menekan katup gasnya sehingga katup gas semakin terbuka dan RPM mesin semakin tinggi. Ingat jangan terlalu banyak memutar, cukup satu setengah hingga dua putaran saja. Cakep!

Langkah ketiga, jangan lupa untuk menutup sekrup angin. Setelah RPM naik di atas 1.500 RPM, disarankan untuk hati-hati menutup sekrup penyetel angin searah jarum jam sehingga saluran udara menuju mesin akan tertutup. Sebab dengan berkurangnya udara, RPM mesin juga berkurang dan mesin jadi agak brebet. Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai ketika pemutaran, mesin motor Anda jadi mati. Namun jika sudah terlanjur mati maka hentikan putaran sekrup. Putarlah hingga RPM berada di titik terendahnya.

Keempat, kali ini Anda harus memainkannya dengan feeling. Buka sekrup angin sampai RPM tertinggi. Putar sekrup penyetel udara ke arah kiri atau terbalik dari arah jarum jam untuk membuka saluran udara yang tadi kita tutup sehingga RPM akan berangsur naik. Kenapa harus pakai feeling? Iya, harus sebab proses ini menentukan ideal tidaknya sebuah campuran nantinya.

Kelima, turunkan setelan gas. Jika penyetel udara sudah diatur, terakhir kita perlu mengatur idle RPM dengan melakukan penyetelan sekrup gas. Jika sebelumnya sekrup gas diputar ke kanan hingga RPM naik, maka sekarang putar ke arah sebaliknya hingga mencapai idle RPM yang diinginkan.

And done! Itulah proses sederhana menyetel karburator motor jadi bertenaga. Coba matikan lalu nyalakan kembali motor Anda dan silakan dicoba buat jalan-jalan!