Merawat Busi Motor yang Aman dan Mudah, Ini Caranya!

Salah satu penyebab utama sebuah motor sering mogok adalah karena kerusakan busi atau busi basah akibat berkendara di jalanan banjir atau genangan. Sebab kerusakan dan basah busi menyebabkan terganggunya proses pembakaran pada mesin dan berakibat motor susah untuk dihidupkan.

Namun Anda tak perlu terlalu khawatir mengalami gangguan akibat busi tersebut, asalkan kita mau sedikit rajin untuk membersihkan kotoran atau memperhatikan kondisi busi kita.

Tapi apakah merawat busi itu susah? Berapa lama kita harus mengontrol busi? Apakah perawatan itu memerlukan tenaga ahli atau teknisi? Bisakah kita merawat busi sendiri?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering muncul di dalam benak kita. Berikut ini kita akan melihat bahwa perawatan busi ternyata tergolong sangat mudah, bahkan bisa dilakukan oleh orang-orang yang sama sekali buta soal mesin motor. Tidak percaya, silakan lihat proses-prosesnya.

Lepaskan Busi

Pertama yang perlu kita lakukan adalah melepaskan busi. Di sejumlah motor, tahap ini biasanya sulit dilakukan. Karena itu pastikan betul bahwa Anda mengetahui lokasi atau tempat busi berada. Jika tidak paham, Anda bisa melihat buku manual motor Anda.

Untuk melepaskan busi dari tempatnya, jangan pernah menarik kabel busi, karena hal itu bisa mengakibatkan kop busi terputus. Setelah membuka kop busi, Anda bisa melihat bagian dari busi yang terpasang, maka pastikan Anda membukanya dengan kunci yang pas. Biasanya pada setiap motor akan disediakan kunci busi yang sesuai dengan ukuran busi pada motor kita, kecuali Anda membeli motor dalam keadaan second alias tangan kedua, maka kunci busi mungkin saja tidak ditemukan.

Kemudian putra perlahan-lahan busi dengan kunci ke arah yang tidak keras. Sebab jika ke arah yang keras maka dipastikan busi akan dol dan kita kesulitan membukanya.

Baja juga:   Tempat Service dan Spare Part Motor SYM, Cek Di Sini!

Rendam busi

Setelah busi dibuka, pastikan tidak ada kotoran atau air pada busi. Kalau terlihat kotor sebaiknya, rendam busi pada bensin yang sudah Anda taruh pada wadah tertentu. Setelah beberapa menit, Anda bisa mengambil busi dan mulai menggosoknya dengan kain lap. Pastikan busi dalam keadaan kering terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan teknik menipu bagian ujung dari busi agar cepat kering.

Gunakan sikat kawat/amplas

Setelah busi dipastikan kering, untuk memastikan tidak ada lagi kotoran tersisa pada busi, maka Anda boleh menyikat bagian atas budi Anda dengan sikat kawat atau amplas. Hal ini sangat efektif untuk menyingkirkan dan mengangkat kotoran yang masih menempel pada busi dan tidak tapat tergerus oleh bensin. Namun saat menggosok, Anda tak boleh lupa bahwa menggosok menggunakan sikat kawat hanya boleh dilakukan di tempat yang terlihat kotor saja, karena jika tidak akan membuat permukaan busi yang tidak kotor menjadi lecet dan otomatis busi Anda jadi rusak.

Keringkan Busi

Kalau sudah selesai melakukan itu, pastikan lagi bahwa busi yang Anda periksa tadi sudah benar-benar kering. Karena ketika Anda merasa busi sudah cukup bersih namun belum kering pasti akan mengganggu proses pengapian pada motor Anda. Kalau ada Anda bisa menggunakan compressor bertekanan tinggi untuk meniup sisa-sisa kotoran kecil yang tidak kasat mata ada dalam busi.

Selain itu, sebelum memasang busi pada tempatnya, lakukan pembuangan uap air yang mungkin masih tersisa di lubang besi atau mesin. Hal ini bisa dilakukan dengan cara tidak mencabut kain yang digunakan untuk menutup lubang busi, lalu menyela motor secara manual dengan kick starter dalam kondisi kunci off. Lakukan pengulangan agar sisa-sisa air bisa keluar sampai bersih dari lubang busi.

Baja juga:   Busi motor injeksi yang paling bagus untuk harian

Pasangkan kembali busi

Setelah yakin kalau semuanya sudah bersih, Anda bisa kembali memasang busi pada tempatnya. Pastikan Anda memasang pada posisi yang tepat dan jangan memutar busi secara paksa  karena jika memang letaknya pas busi akan terpasang dengan mudah. Namun jika posisi tidak tepat dan Anda memaksakannya, drat yang ada di lubang busi akan rusak dan Anda perlu melakukan korter lubang busi lagi. Setelah memastikan busi masuk, langkah terakhir adalah tutup kop busi dengan benar dan pas dan Anda tinggal menstater motor Anda. Mudah bukan? Silakan mencobanya sendiri.

 

Baca juga: 5 Cara agar Busi Nggak Rembes Air