Perbandingan Biaya Servis Motor Injeksi di Bengkel Resmi dan Bengkel Umum

Servis motor adalah salah satu hal yang wajib Anda lakukan setiap bulannya. Bukan apa-apa, servis motor yang Anda lakukan rutin setiap bulan hanya dimaksudkan agar kendaraan Anda tetap sehat dan tidak cepat rusak. Sayang kan, jika aset motor Anda yang satu ini harus diam begitu saja di depan rumah karena tidak dapat digunakan.

Biasanya ada beberapa faktor yang menjadi alasan para pemilik motor ini malas untuk melakukan servis motor rutin setiap bulannya. Di antaranya adalah karena waktu dan biaya yang harus dikeluarkan. Padahal semestinya jika Anda memiliki kendaraan, seharusnya sudah memiliki komitmen pula untuk mengurus dan menyiapkan uang tambahan setiap bulannya.

Sebenarnya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan yang banyak untuk melakukan servis motor jika dilakukan rutin setiap bulannya. Namun karena kemalasan dan faktor biaya inilah, motor kesayangan malah menguras banyak isi dompet Anda.

Untuk diketahui, biasanya yang Anda butuhkan untuk servis rutin setiap bulan adalah untuk ganti oli, servis tune up, kampas rem, dan pengecekan sparepart lainnya. Tergantung dari jenis servisnya, servis ringan atau servis lengkap, semuanya membutuhkan biaya yang berbeda.

Servis ringan sendiri bisa meliputi pemeriksaan indikator warning light, periksa rem depan dan belakang, periksa fungsi kelistrikan dan lampu, periksa roda depan. Selebihnya ada pemeriksaan aki, penyetelan handle gas, penyetelan tuas kopling, periksa baut pengikat, pembersihan saringan udara, periksa tekanan ban dan periksa sistem injeksi. Sekiranya, servis ringan yang Anda harus lakukan ini cukup untuk merawat motor kesayangan Anda.

Lalu, mana yang lebih baik, apakah Anda harus servis motor di bengkel resmi atau di bengkel umum?

Pertama, mari kita lihat harga biaya servis motor injeksi di bengkel resmi Honda dan Yamaha. Dilansir dari teknorus, berikut rincian biaya yang harus Anda pertimbangkan!

Biaya servis motor Honda Injeksi

Untuk tahun pertama, pabrikan Honda memberikan jasa servis gratis sebanyak 4 kali. Yakni di KM 500, 2.000, 4.000 dan 8.000. Untuk servis pertama selain biaya jasa, oli pun juga gratis. Namun di servis berikutnya penggantian spare part dikenakan biaya. “Penggantian oli di servis kedua dibebankan ke konsumen. Begitu juga dengan penggantian komponen lainnya. Biaya service lengkap Honda Vario Rp 74.500, sedangkan untuk biaya Honda PCX 150 Rp 118 ribu,” ungkap Deny Oktavianus, Kepala Mekanik Wahana Honda Cimone. Untuk harga oli, AHASS merekomendasikan SPX2 yang dijual Rp 47.500.

Sedangkan untuk Vario 150 bisa menggunakan MPX2. Harga untuk ukuran 0,8 L seharga Rp 39.500. Sedangkan untuk penggantian, menurut Den’s panggilan akrabnya tergantung pada jarak tempuh. “Umur komponen tergantung jarak dan cara pemakaian,” bilangnya. Part seperti filter udara, biasanya dicek atau pergantian berkala kelipatan di 16.000 km. “Vario 150, modelnya sudah dilapisi sistem oli yang gunanya menyaring udara.

Harga yang dibandrol untuk Honda Vario Rp 52 ribu, sedangkan Honda PCX Rp 155 ribu,” cuap Deny. Buat part kampas rem depan dan belakang untuk Honda Vario dan Honda PCX diperhatikan selama 6 bulan, untuk harga kampas rem Honda Vario Rp 51 ribu di bagian depan dan Rp 46,500 untuk belakang. Sedangkan kampas rem Honda PCX 150 lebih mahal, yakni Rp 248 ribu di bagian depan dan belakang dengan dilego Rp 241 ribu. Nah, yang paling penting adalah pembakaran pada mesin yaitu busi. Kalau busi memang tidak bisa diprediksi untuk jangka waktu, biasanya tergantuung cuaca maupun aspal yang banjir. “Untuk hitungan jarak biasanya di berkala kelipatan 6.000 km untuk Honda Vario, dan itungan jarak Honda PCX di 12.000 km,” tutupnya.

Biaya servis motor Yamaha Injeksi

Hampir sama dengan Honda, panduan servis motor baru Yamaha NMAX terdiri dari 4 kali servis dengan rincian 1.000 km, 4.000 km, 8.000 km dan 12.000 km. “Pada servis pertama, selain jasa, oli juga gratis. Selanjutnya hanya servis saja yang gratis,” ungkap Eko Wibowo, Service Advisor Samudra Motor, Dealer Yamaha. Untuk pengguna oli menggunakan Yamalube Super Matic seharga Rp 57.000. Selain oli, menurut Eko untuk penggunaan setahun dengan pemakaian normal sekitar 15 ribu km, paling tidak ada ada beberapa penggantian. Yakni kampas rem depan dan belakang dan filter udara serta busi. Harga untuk kampas rem Rp 75 ribu untuk depan-belakang, filter udara Rp 50 ribu dan busi Rp 13 ribu. “Kalau perjalanannya lebih jauh, tentu makin banyak komponen yang diganti. Untuk biaya jasa dikenakan Rp 75 ribu,” ungkap Eko yang berkantor di Jl. Raya Joglo, No. 21, Jakarta Barat.

Ada bengkel resmi, ada pula bengkel umum yang biasanya ada di pinggir-pinggir jalan. Jika Anda ingin melakukan pengecekan motor di bengkel umum ini, maka ada beberapa yang harus Anda perhatikan.

Pertama, harga yang ditawarkan oleh bengkel umum pasti lebih murah dibandingkan dengan bengkel resmi. Namun Anda tidak dapat mengetahui daftar harga dari setiap bengkel yang Anda datangi, atau dengan kata lain tidak ada patokan harganya. Karena setiap bengkel bisa memberikan ongkos servis yang berbeda pula.

Kedua, tergantung dari tingkat servis yang Anda minta. Jika hanya servis ringan yang Anda butuhkan, uang yang perlu Anda keluarkan sekitar Rp. 35.000 saja. Namun jika servis berlanjut ke tahap yang berat, seperti cairan pembersih injektor, maka bisa tambah Rp 135.000.

Ketiga, ingatlah bahwa biasanya bengkel-bengkel tersebut belum dilengkapi Diagnostic Tool System yang bisa membaca kondisi motor melalui ECU. Jadi, apakah Anda sudah bisa memutuskan akan servis dimana?