Takut Servis Motor Injeksi Di Bengkel Biasa

Saat ini era sudah berubah. Jika dulu kendaraan bermotor masih banyak menggunakan sistem karburator, saat ini sudah banyak kendaraan bermotor yang menggunakan sistem EFI atau Electronic Fuel Injection. Sayangnya servis motor injeksi di bengkel biasa tidak semudah servis motor karburator.

Belum semua bengkel biasa yang buka di pinggir jalan bisa melayani servis motor injeksi. Hal ini karena diperlukannya alat khusus berupa diagnostic tool yang tidak dipasarkan secara bebas. Pabrikan biasanya hanya menyediakan diagnostic tool untuk bengkel-bengkel resmi milik mereka.

Hal ini tentu cukup menyulitkan konsumen yang jauh dari bengkel resmi karena servis motor injeksi di bengkel biasa yang dekat rumahnya sulit dilakukan.

Tips Servis Motor Injeksi

Lalu apakah ada tips servis motor injeksi yang bisa dilakukan di bengkel biasa? Pada motor yang menggunakan sistem injeksi, terdapat Electronic Control Unit (ECU). ECU ini merupakan otak  pengoperasian sistem injeksi di kendaraan bermotor milik anda.

Dengan suatu alat yang bernama diagnostic tool, melalui ECM (Electronic Control Module) setiap kerusakan dari sensor injeksi bisa dideteksi tanpa harus mengamati langsung. Masalah yang kemudian muncul adalah, bengkel umum belum memiliki alat diagnostic tool.

Sebenarnya saat ini sudah banyak bengkel biasa yang bisa melakukan servis motor injeksi. Sudah ada alat diagnostic tool yang dijual secara bebas, salah satunya adalah keluaran Iquetech yang dikembangkan oleh ITS.

Alat ini sudah dijual bebas di pasaran. Sudah ada beberapa bengkel pinggiran yang menggunakan alat ini untuk melakukan servis motor injeksi. Berdasarkan testimoni dari bengkel-bengkel yang sudah memanfaatkan alat keluaran Iquetech ini, biaya servis motor injeksi di bengkel biasa milik mereka dihargai kisaran 100 ribuan.

Baja juga:   5 Masalah Motor Karbu yang Paling Bahaya dan Solusinya

Dengan bantuan alat ini, servis motor injeksi di bengkel biasa sangat mungkin dilakukan. Tapi tentu saja hanya pada bengkel yang memiliki diagnostic tool.

Jika anda sedikit ragu dengan servis motor injeksi di bengkel biasa, lebih baik anda mencari bengkel resmi dari kendaraan anda. Misalnya anda memiliki motor Supra X FI, bawalah ke AHASS. Bengkel resmi biasanya akan memberikan garansi pengerjaan bengkel.

Servis Injektor Manual

Banyak montir handal menyampaikan merawat motor injeksi lebih mudah dan juga cepat jika dibandingkan dengan motor bersistem karburator. Pasalnya untuk sistem karburator, harus dilakukan pembongkaran karburator untuk pembersihan.

Namun yang agak merepotkan, untuk membersihkan injektor membutuhkan alat khusus bernama injector cleaner yang biasanya hanya tersedia di bengkel resmi. Maka dari itu, servis motor injeksi di bengkel biasa menjadi cukup sulit.

Namun ternyata ada cara servis motor injeksi manual untuk membersihkan injektornya. Beberapa caranya adalah:

  • Carbon Cleaner dimasukan langsung dalam tangki. Carbon cleaner ini berupa cairan yang bisa anda beli di bengkel-bengkel tertentu. Anda tinggal memasukan cairan ini dalam tangki bahan bakar dengan takaran tertentu. Perhatikan petunjuknya, biasanya sudah dijelaskan mengenai takaran yang disarankan.
  • Menggunakan infus. Carbon cleaner diinject menggunakan suatu alat seperti alat infus. Selang bahan bakar dilepas, kemudian disambung dalam tabung khusus yang sudah diberi carbon cleaner. Tabung tadi kemudian diberi udara bertekanan dari kompresor agar carbon cleaner bisa masuk ke ruang pembakaran. Setelahnya mesin dinyalakan dan putaran mesin dipertahankan pada 1.000 rpm. Setelah 5 – 10 menit, cairan carbon cleaner biasanya akan habis dan mesin akan mati sendiri.

Tips Perawatan Motor Injeksi

Selain melakukan servis berkala, anda juga perlu melakukan perawatan pada motor injeksi anda supaya saat servis tidak ditemui kerusakan-kerusakan berarti. Servis motor injeksi berapa bulan sekali? Biasanya disarankan setiap 2-3 bulan sekali untuk servis, sekaligus ganti oli.

Baja juga:   Banderol Motor Cruiser Motobi 200 Tak Sampai Rp 30 Juta

Jika servis motor injeksi di bengkel biasa masih cukup meragukan bagi anda, lebih baik anda membawa kendaraan ke bengkel resmi saja.

Beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam merawat motor injeksi diantaranya adalah:

  • Gunakan bahan bakar yang nilai oktannya tinggi. Hindari menggunakan premium. Anda bisa menggunakan Pertamax. Bahan bakar dengan nilai oktan 90 ke atas, akan lebih baik. Perhatikan juga jumlah bahan bakar yang ada dalam tangki, jika bahan bakar sudah ¼ segera isi bahan bakar.
  • Perhatikan keadaan aki. Motor dengan teknologi injeksi sangatlah bergantung pada keadaan aki untuk bisa menghidupkan mesin pada sistem pembakaran. Jika aki sudah mulai kekurangan daya, segera ganti aki
  • Perhatikan waktu penggantian oli. Untuk oli mesin, anda bisa menggantinya setiap 2-3 bulan sekali bersamaan dengan servis rutin.
  • Busi juga perlu anda perhatikan. Setiap jarak tempuh 20.000 km segera ganti busi supaya sistem pembakaran bisa lebih optimal.

Itu dia beberapa tips untuk anda yang takut servis motor injeksi di bengkel biasa. Untuk mengurangi kerusakan parah, anda bisa melakukan perawatan dengan rutin, jadi saat melakukan servis, anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan karena ada komponen yang rusak.