Apa Beda Oli Semi Sintetik dan Full Sintetik?

Oli ialah pelumas mesin yang berperan buat meminimalisir gesekan antar-komponen biar tidak gampang ambrol, long-life serta senantiasa ngacir saat digeber. Di sini akan dibahas apa beda oli semi sintetik dan full sintetik.

Secara universal, kebanyakan orang paham tipe Oli hanya dipecah menjadi 3, yakni oli mineral (konvensional), full synthetic (full sintetis) serta semi synthetic (Semi Sintesis), disini ihatebikes.net hendak mengupas apa beda oli semi sintetik dan full sintetik ini beserta kelebihan serta kekurangannya.

Sesungguhnya postingan yang ditulis ini ialah postingan hasil surfing kami di bermacam media; official web sang produsen oli, postingan hingga kutipan-kutipan wawancara internal yang berkompeten, dan dapat dikatakan sumbernya dari berbagai macam sumber. Berawal dari rasa penasaran terhadap oli yang awal mulanya belum terpecahkan, tetapi akhirnya dapat kesimpulan sehabis banyak membaca. Setidaknya bisa membuat Anda sedikit menguasai, terutama buat tipe oli yang bersumber pada proses pembuatanya.

Ya, Oli Mineral, Semi Sintetik, Full Sintetik ialah penjenjangan oli bersumber pada proses pembuatanya. Namun jangan lupakan oli sintetik ester sebagai base oil tertinggi di kelasnya.

Semua oli ini memenuhi JASO, SAE dan API. Berbeda dengan kode-kode yang kerap tertuliskan di oli semacam JASO, API serta SAE yang ialah standarisasi dari sebagian organisasi pembuatan/pengembangan oli contohnya semacam semacam Amerika( API) serta Jepang (JASO). Lalu seperti apa perbedaannya? Berikut informasinya!

Perbandingan Oli Mineral, Semi Synthetic serta Full Synthetic

Apa Beda Oli Semi Sintetik dan Full Sintetik

Oli Mineral (Konvensional)

Oli Mineral terbuat dari bahan dasar oli (base oil) yang diolah dari minyak bumi, dapat dikatakan ialah standarnya pelumas ataupun oli. Oli mineral mempunyai indeks viskositas ataupun kekentalan 80 sd 120 dan memiliki sebagian karbon reaktif semacam sulfur serta oksigen.

Baja juga:   Tips Menggunakan Cairan Pembersih Kerak Mesin Motor

Identitas oli mineral bersumber pada performanya buat mesin merupakan struktur molekul- molekulnya yang tidak rata (abstrak). Dari sini, dapat diambil kesimpulan bahwa oli mineral mempunyai kekurangan antara lain;

  • Kekurangan Oli Mineral
  1. Sangat cepat panas
  2. Gampang teroksidasi
  3. Gampang menguap
  • Kelebihan Oli Mineral

Tidak hanya biayanya yang murah, oli ini mempunyai struktur molekul tidak rata serta bagus buat memesatkan masa inreyen pada motor baru antara piston serta permukaanya buat menyesuaikan kelistrikan.

Oli Semi Synthetic

Oli semi sintetis disebut juga Synthetic Blend Oil, namanya sangat menggambarkan siapa oli ini. Oli semi-sintetik ialah kombinasi dari Oli Mineral serta Oli Sintetis, persentase campurannya bisa berbeda-beda tiap produsen oli namun umumnya hampir 70% Oli Mineral serta 30% sisanya Sintetis. Oli ini diklaim sanggup bertahan melindungi mesin sepanjang 5.000 kilometer.

  • Kelebihan Oli Semi Semi Synthetic
  1. Lebih stabil
  2. Range viskositas lebih besar
  3. Lebih baik di temperatur rendah serta tinggi

Poin-poin diatas merupakan kelebihan oli semi sintetik bila dibanding dengan oli mineral, sebab oli tipe ini memanglah mengandung kombinasi sintetis dengan mengambil kelebihannya tetapi masih mempunyai isi semacam oli mineral.

  • Kekurangan Oli Semi Syntetic

Oli ini lebih terjangkau serta lebih mudah disesuaikan dengan tipe motor di kelasnya, hanya saja isi karbon aktif semacam sulfur masih senantiasa terdapat semacam oli mineral.

Oli Full Synthetic

Oli Full Synthetic terbuat melalui proses pembuatan yang lebih baik, lebih sempurna sebab dalam pembuatannya merupakan hasil olahan minyak bumi yang diolah lagi. Dengan mengambil elemen yang sangat bersih (terseleksi dengan baik) dan proses panjang, full synthetic menciptakan Poly Alpha Olefin ( PAO) setelah melewati proses-proses sebelumnya. Masa gantinya dapat menggapai diatas 10. 000 Kilometer.

Baja juga:   Banderol Motor Cruiser Motobi 200 Tak Sampai Rp 30 Juta

Oli ini lebih baik daripada Oli Semi sintetis serta mineral pastinya, ditambah lagi PAO tidak memiliki Karbon reaktif yang tidak bagus sebab menciptakan asam, banyak sulfur, oksigen serta logam berat yang lain. 

  • Kelebihan Oli Full Synthetic
  1. Tidak gampang menguap
  2. Lebih Tahan Oksidasi
  3. Pelumasan lebih menyeluruh dan
  4. Sanggup Bekerja sangat optimal walaupun temperatur tinggi

Hasilnya, dengan menggunakan oli sintetis suara mesin halus, jadwal penggantian pun bisa lebih lama, sehingga lebih sedikit gesekan. Namun kekurangannya memanglah sedikit mahal, jika diukur dari kuantitasnya.

Oli Full Synthetic Ester

Last but not least Oli Full Synthetic Ester. Kenapa oli ini tidak masuk jenis universal? Sebab pemakaian oli ini sebelumnya tidak sering digunakan pada penggunaan harian pada umumnya. Banyak yang mengira full synthetic ester hanya untuk balapan saja dengan kebutuhan mesin di rpm yang besar. Oli ini ialah pembuatan oli dengan proses terbaik pada masa ini. Ester bisa dikatakan berada di atas full sintesis sebab bisa jauh lebih tahan lama dibanding full- synthetic. Yamalube Racing gunakan oli tipe ini.

Namun banyak yang belum tau kalau oli full synthetic ester ini sebenarnya bisa digunakan untuk pemakaian harian. Jika Anda tau, saat ini oli ester yang paling bagus digunakan untuk harian adalah oli X-TEN. Apa itu oli X-TEN? DIkutip dari sumbernya, https://xten.id/ 

“Oli X-Ten adalah Oli dengan base oil Ester yang merupakan tingkatan teknologi tertinggi oli. X-Ten berasal dari kata extend yang artinya memperpanjang/ X-Ten memang punya sifat utama memperpanjang umur oli dengan bahan Ester, yang banyak digunakan untuk oli high performance seperti oli balap.”

Bedanya X-TEN dengan oli lain, oli lain hanya mengandung ester di jenis tertentu saja. Misalnya oli Motul hanya mengandung ester di spek oli motor sport saja sementara jenis motor lainnya tidak. Sedangkan X-TEN mengandung ester di setiap jenis olinya. Tentunya sudah disesuaikan dengan jenis motornya masing-masing. Sehingga Anda tidak perlu khawatir mendapatkan performa yang prima dengan base oil ester. Baca tentang X-TEN di Ganti Oli X Ten Tarikan Motor jadi Berat?

Jadi Mana Oli yang Paling Bagus?

Wah, tidak hanya semy sintetis dan full sintetis nih yang kami berikan. Semoga menambah wawasan Anda. Mayoritas produsen oli yang memasarkan produknya di Indonesia biasanya hanya menjual tipe Oli Mineral hingga Full Sintesis. Di Indonesia sendiri, terdapat banyak (terhitung puluhan) produsen Oli ternama yang sediakan banyak opsi buat kita para konsumen, tinggal kita pandai-pandai memilah yang bagus serta cocok dengan kebutuhan motor Anda. Jadi Apa Beda Oli Semi Sintetik dan Full Sintetik Saran kami pakai oli motor yang terbaik, seperti kandungan base oil ester dalam X-TEN.