Home My Blog Fungsi RPM Dapat Mempengaruhi Kualitas Oli Mesin

Fungsi RPM Dapat Mempengaruhi Kualitas Oli Mesin

Kualitas oli mesin

Kualitas Oli Mesin – Sering melihat tiga huruf ini pada tachometer di dashboard motor atau mobil? Pastinya. Kendaraan bermotor keluaran terbaru mencantumkan tulisan RPM, yang tentu ada maksudnya. Sebagian orang mengartikan kepanjangan RPM sebagai Rotasi Per Menit atau Revolusi Per Menit. Tidak salah, dalam bahasa Inggris memang Revolution Per Minute. Istilah ini berasal dari kinerja alat tachometer yang menghitung revolusi gerakan memutar poros engkol dalam hitungan satu menit.

 

Kualitas Oli Mesin

Kualitas oli mesin

RPM mesin menjadi indikator penting, sebab dari sini kita memantau tingkat RPM kendaraan. Ada batas khusus pada motor dan mobil, agar pemakaian mesin terkontrol dan bisa awet. Kalau RPM terlalu tinggi, otomatis usia pemakaian mesin menjadi pendek. Pada motor dan mobil balap, RPM selalu tinggi karena mesin dipacu melaju kencang. Kecepatan putaran mesin pada dasarnya memang tidak berhubungan langsung dengan kecepatan putaran roda. RPM ini mengindikasikan seberapa keras mesin kendaraan bekerja. Ibaratnya, memantau kesehatan kendaraan kita, apakah sudah terlalu diforsir sehingga berpotensi sakit? Atau masih dalam stamina prima karena kerjanya terukur? 

Maka untuk mencegah kerusakan akibat kinerja yang berat ini, dibutuhkan oli khusus, yaitu oli yang mengandung ester. Karena oli X-TEN tetap dapat melindungi mesin ketika dalam suhu panas dan bahkan mampu mencegah keausan akibat gesekan mesin secara lebih baik. Tak heran sekarang produsen oli mulai memanfaatkan teknologi oli ester sebagai oli bagi pengguna umum. Sebab selain olinya tahan lama, oli ester dipercaya mampu membuat mesinnya tahan  lama.

Oli X-TEN yang sudah mengembangkan oli berbahan ester di Indonesia untuk membuat konsumen atau pemilik motor dan mobil bisa mendapatkan mesinnya tahan lama dan tentu saja tarikan mesin entengnya tahan lama.

Berikut ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait RPM ini.

Cara Membaca RPM

Indikator RPM berupa meter penunjuk berbentuk lingkaran atau busur dengan angka-angka, beserta sebuah jarum penunjuk. Angkanya  1 sampai 10, di mana setiap angka menunjukkan angka ribuan. Ketika panah menunjuk angka 2, berarti putaran poros engkol mencapai 2000 RPM. Tampilan tachometer umumnya manual, bertujuan agar mudah terbaca oleh pengendara. Dengan mengetahui RPM, maka bisa paham kondisi kesehatan mesin kendaraan. Waktu pertama membeli kendaraan, cek RPM-nya. Selang beberapa waktu kemudian, periksa kembali. Kalau RPM naik drastis padahal pemakaian belum lama, artinya ada yang salah dengan mesin. Perhatikan saat menyalakan AC mobil, semestinya angka RPM tidak berubah, yang berarti mesin mobil dalam kondisi bagus.

Kaitan RPM dengan Penggunaan BBM

RPM  jadi indikator kerasnya kerja mesin. Kian tinggi RPM, kian keras mesin bekerja, yang berarti pemakaian BBM pun tinggi. Bagaimana agar penggunaan BBM bisa lebih efektif kalau dihubungkan dengan RPM? Kembali ke spesifikasi jenis mobil dan motor masing-masing. Umumnya, pertahankan RPM di bawah 2.500 agar dapat menghemat konsumsi BBM. Bagi kendaraan dengan RPM tinggi disarankan memakai oli yang tepat. Misalnya oli dengan kandungan ester keluaran X-TEN yang sudah disebut di atas tadi. Kenapa? Sebab oli ester ini biasa dipakai motor dan mobil balap yang tahan dalam RPM tinggi. Dengan menggunakan oli ester tingkat keausan pada mesin bisa ditekan hingga 0 persen yang artinya bisa membuat mesinnya tahan lama. Ayo cobain deh.