Home My Blog Hati-hati, Ini Resiko Kalau Sering Lama Ganti Oli Motor

Hati-hati, Ini Resiko Kalau Sering Lama Ganti Oli Motor

lama ganti oli motor

Lama Ganti Oli Motor – Salah satu alasan orang memilih motor matic sebagai kendaraan pribadi adalah praktis dan irit bahan bakar. Mengapa praktis karena lebih mudah dikendarai, bahkan ada yang bilang  memakai motor matic semudah membalikkan tangan. Tinggal nyalakan motor terus meluncur dengan nyaman di atas aspal.

Sayang kemudian para pemilik motor matic terkadang malas untuk melakukan perawatan rutin pada motornya itu, padahal perawatan berkala diperlukan agar mesin motor jadi tetap awet dan nyaman dikendarai.

Dalam hal perawatan rutin, salah satu hal yang paling penting adalah mengganti oli mesin. Ingat dalam urusan mengganti komponen satu ini, sebaiknya tidak boleh telat. Sebab keseringan telat mengganti oli mesin motor pastilah akan berdampak negatif pada motor Anda.

Melalui tulisan ini, penulis ingin mengingatkan tentang beberapa risiko yang mungkin saja muncul akibat keterlambatan mengganti sang pelumas.

Lama Ganti Oli Motor

Boros Bahan Bakar

Seperti yang diungkapkan di atas, bahwa salah satu alasan pakai motor matic karena kendaraan satu ini terkenal sebagai kendaraan yang irit. Hal ini karena mesin matic saat ini sudah  dilengkapi mesin berteknologi fuel injection. Teknologi ini dikenal dapat menambah efisiensi penggunaan bahan bakar sehingga kendaraan jadi sangat irit dibandingkan motor biasa.

Tapi ingat, jika Anda sering telat mengganti oli mesin motor matic Anda, pemakaian bahan bakar motor Anda menjadi sangat boros. Sebab kalau Anda sering terlambat mengganti oli, volume oli yang ada dalam mesin Anda sudah berkurang akibat dipakai terus-menerus. 

Dengan berkurangnya volume oli menyebabkan gesekan antar komponen pada mesin jadi semakin keras dan kasar. Saat tarikan mesin lebih berat, mesin pun membutuhkan lebih banyak konsumsi bahan bakar. Sehingga bisa dipastikan motor jauh lebih boros.

Mesin Capat Panas

Salah satu gejala yang timbul akibat seringnya kita terlambat mengganti oli adalah mesin jadi cepat panas alias overheat. Karena salah satu fungsi oli adalah untuk membantu mendinginkan mesin, jika oli terlambat diganti maka volumenya akan berkurang dan proses pendinginan mesin jadi tidak maksimal.

Perlu diingat bahwa semua jenis oli memiliki masa pakai terbatas, maka jika sudah melebihi masa pakainya, oli haruslah diganti. Selain daya lumasnya sudah berkurang dan  volumenya juga berkurang,  kinerja oli untuk melindungi mesin juga tidak maksimal lagi.

Dan jika dibiarkan secara terus menerus, keadaan overheat ini akan menyebabkan kinerja komponen-komponen dalam mesin motor matic  Anda akan semakin menurun dan puncaknya adalah kerusakan fatal. Maka jangan heran kalau ada motor yang sampai mati total gara-gara kehabisan oli mesin. 

Mengurangi Kenyamanan

Ingat jika Anda sering telat mengganti oli, maka motor Anda akan mengalami getaran atau brebet. Jika getaran ini dibiarkan, maka semakin hari akan semakin kencang dan Anda pun akan merasa kurang nyaman mengendarainya.

Apabila getaran semakin keras dan Anda terus memaksakan untuk mengendarai motor itu, bukan tidak mungkin akan terjadi kerusakan komponen dalam mesin. Dan puncaknya motor akan mogok total.

Ongkos Perawatan Tinggi

Akibat sering menunda atau lama ganti oli motor matic akan membuat ongkos perawatan motor yang harus Anda keluarkan untuk ke bengkel akan jauh lebih mahal. Mengapa, karena keseringan  telat dalam mengganti oli membuat komponen mesin Anda rawan dengan kerusakan akibat gesekan yang terlalu keras dan kasar. Bagian-bagian penting mesin jadi aus dan membuat kinerja mesin juga tak maksimal lain.

Selain berkurang, keterlambatan mengganti oli juga membuat kekentalan oli yang ada di dalam mesin jauh menurun. Sehingga kualitas pelumasan juga sangat berkurang dan mengakibatkan terjadinya gesekan semakin keras dan mesin rawan mengalami kerusakan. Dan parahnya, kerusakan akibat keterlambatan mengganti oli bisa merembet ke mana-mana  dan Anda pun terpaksa harus merogoh kocek lebih dalam untuk mengganti sparepart-sparepart mesin yang sebenarnya belum harus diganti. Jadi rugi kan?

Harga Jual Motor Jatuh

Dengan kondisi motor yang kian parah akibat sering telat ganti oli mesin tentu akan berakibat langsung pada harga jual motor Anda. Sebab seorang pembeli pastilah akan melihat kondisi mesin selain body si motor yang akan dibeli.

Kalau sering telat ganti oli, pastilah tarikan mesinnya pun kurang oke dan pembeli Anda akan punya sejuta alasan untuk menawar motor Anda dengan harga yang rendah. 

Nah itulah beberapa kerugian kalau Anda malas untuk mengganti oli mesin Anda secara rutin. Anda hanya dapat menghindari kerugian tersebut jika Anda rajin melakukan penggantian oli secara rutin.

Tapi Anda mungkin bilang, “Ah saya malas ganti oli terlalu sering!” atau “Bujet saya terbatas kalau harus sering-sering ganti oli!” 

lama ganti oli motor

Untuk solusi itu, kini Anda sudah punya jawabannya. Mungkin Anda bisa mencoba X-TEN double ester khusus untuk motor matic. Dengan oli berbahan dasar Ester ini, Anda tak perlu terlalu sering mengganti oli, karena memang olinya tahan lama. Oli ini dapat bertahan hingga pemakaian 5000 km, jadi Anda tak perlu sering-sering ganti oli.

Kedua, dengan formula ester yang ada dalam oli X-TEN, membuat oli ini lebih tahan panas  sehingga Anda akan tetap nyaman ketika mengendarainya. Dan yang terakhir, molekul-molekul yang ada dalam oli ini juga membuat mesin Anda awet dan tahan lama.