kendaraan terendam banjir

Kendaraan Terendam Banjir – Musim hujan dan musim kemarau sudah nyaris sulit dibedakan sekarang ini. Ini semua terjadi kemungkinan akibat pemanasan global. Yang pasti, banjir selalu mengintai di mana-mana. 

Bagi pemilik kendaraan bermotor, banjir pasti sangatlah mengganggu. Selain perjalanan jadi terhambat, genangan air banjir pun dapat merusak kendaraan. Terlebih lagi apabila ketinggian air sudah mencapai komponen mesin, kalau dibiarkan dapat merusak semua sistem yang ada.

Padahal kita semua tentu ingin punya mobil atau motor yang mesinnya tahan lama, bukan? Tapi jika terendam banjir, tentu saja mesinnya tak bisa tahan lama. Lalu apa yang harus dilakukan setelah kendaraan bermotor kita terendam banjir?

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan saat banjir merendam kendaraan Anda:

Kendaraan Terendam Banjir

Jangan menyalakan mesin

Setelah terendam banjir, hindari langsung menyalakan mesin alias melakukan starter kendaraan. Bisa jadi ada air yang sudah masuk ke dalam ruang mesin. Kalau distarter dalam kondisi ini maka semua komponen seperti piston, setang piston, bisa rusak fatal. Tunggulah beberapa saat hingga airnya turun dan keluar.

Segera cek oli

Ini penting dilakukan, sebab kalau bagian oli sudah tercampur dengan air banjir, maka bisa fatal akibatnya. Biasanya motor atau mobil yang terendam banjir akan mengalami perembesan air ke dalam ruang mesin. Setelah air masuk maka akan terjadilah pencampuran antara oli dengan air banjir yang kotor. 

Untuk menghindari percampuran itu, ada baiknya Anda mulai memeriksa apakah warnanya oli kendaraan Anda masih bening selayaknya oli dalam kondisi normal? 

Kalau warnanya sudah berbusa dan putih, berarti sudah tercampur air. Maka segera lakukan penggantian oli dengan oli yang berkualitas seperti oli berbahan ester. Mengapa harus berbahan ester? Sebab oli berbahan ester selain punya masa pakai yang lama, hingga mencapai 5.000 kilometer pada motor, dan 15.000 kilometer pada mobil, juga punya kemampuan membersihkan mesin dari kotoran yang melekat. Dengan demikian oli Anda dapat melindungi mesinnya jadi tahan lama.

Lalu oli apa dong yang berkualitas dan punya bahan ester tersebut? Jawabannya tentu adalah oli X-TEN, karena oli ini punya kemampuan melindungi mesin dari gesekan dan penguapannya juga sangat minim. JAdi oli ini pantas untuk melindungi mesin kendaraan Anda agar tahan lama.

Lepas busi

Busi yang basah kena air juga dapat menyebabkan mobil atau motor mogok. Sistem pengapian yang semestinya terjadi tak dapat berfungsi baik. Segera lepas busi, cek apakah kondisinya masih bagus. Jika ya, bersihkan dengan cara melapnya. Jika sudah tak layak sebaiknya diganti dengan busi baru.

Cek kondisi bahan bakar

Saat banjir sudah cukup dalam, akan menggenangi tangki bahan bakar. Periksa apakah air sudah tercampur dengan BBM di dalamnya? Kalau sudah tercampur, lakukan pembersihan tangki, gantilah dengan BBM baru. Sebab BBM yang tercampur air tidak akan bekerja dengan sempurna, dapat membuat mesin mati. Bahkan kalau sudah masuk ke ruang pembakaran dapat merusak mesin.

Cuci kendaraan Anda

Setelah semua fungsi mesin dipastikan masih oke, cucilah kendaraan Anda. Air hujan mengandung asam yang tak bersahabat dengan body kendaraan, bahkan sering bercampur dengan lumpur dan zat aditif lain yang berbahaya bagi mesin kendaraan. Kalau tak segera dicuci, baik body maupun mesin motor atau mobil bisa rusak, tak berfungsi baik.

Itu tadi langkah yang sebaiknya segera diambil ketika kendaraan bermotor sudah tergenang banjir. Ingat untuk segera menguras oli yang sudah tercampur dengan air banjir dengan oli berkualitas seperti X-TEN. Ganti dengan oli yang berkandungan ester, agar mesinnya tahan lama.