oli kendaraan

Oli Kendaraan – Beruntunglah kita hidup di masa kini, di mana semua kebutuhan sudah tersedia. Termasuk kendaraan bermotor beserta semua perlengkapannya. Bahkan oli motor pun sudah tersedia dalam berbagai varian sesuai kebutuhan. Mulai dari yang sintetis, semi sintetis, sampai oli ester yang dapat membuat tarikan motor entengnya tahan lama. Tahukah Anda bahwa oli mesin yang merupakan cikal bakal oli motor ditemukan secara tidak sengaja? Mari kita kupas sekilas sejarah oli kendaraan ini.

Oli Kendaraan

Sejarah Oli Kendaraan Bermotor

Dr. John Ellis, peneliti asal Amerika Serikat yang awalnya menemukan bahan yang kemudian dikembangkan menjadi pelumas mesin. Era 1950-an, Amerika tengah dilanda demam atas penemuan sejumlah tambang minyak. Para peneliti pun berusaha mencari tahu apakah minyak bisa dikembangkan menjadi aneka bahan yang bermanfaat bagi kebutuhan manusia, selain sebagai bahan bakar. 

Dr. John Ellis, dokter yang berpraktek di Massachusetts, Michigan, dan Pennsylvania, menjadi salah satu dari mereka. Selain menjadi dokter, Ellis juga mengajar di sekolah kedokteran di Ohio dan New York. Untuk memenuhi hasratnya sebagai ilmuwan, Ellis melakukan travelling hingga ke Titusville pada awal 1860-an demi melakukan riset seputar minyak mentah. Tujuannya saat itu, menemukan manfaat minyak bagi kesehatan. Justru Ellis menemukan bahwa minyak mentah dapat berpotensi dikembangkan di dunia mekanik. 

Hal itu dilakukan secara tidak sengaja, sewaktu  Dr. Ellis merancang peralatan untuk kebutuhan risetnya, dia memakai minyak sebagai pelumas. Dari sejumlah riset yang dilakukan Ellis, diketahui bahwa melalui suatu proses baru, minyak mentah dapat menjadi bahan lubrikan atau pelumas dengan kualitas yang lebih baik. Caranya dengan memakai stim pemanas. Oli ini dapat bekerja efektif pada suhu tinggi. 

Penemuan ini membuat Ellis lebih tertarik untuk fokus pada penelitian minyak sebagai pelumas, bahkan dia rela meninggalkan karirnya di dunia medis. Henry Ford, pendiri Ford Motor Company menjadi pelanggan pertama pelumas motor buatan Ellis. Terobosan yang dilakukan Ellis membuat sejarah pada perkembangan  teknologi mesin uap dan berakhir pada perkembangan Amerika Serikat dengan kereta-kereta yang lebih efisien dan kapal uap. Dari rintisan temuan itulah kemudian oli mesin dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar. Mulai dari sebagai pelumas mesin, mobil, motor, genset, dan berbagai alat mekanis lainnya. 

Sejak itu banyak orang sadar bahwa pelumas sangat diperlukan demi membuat mesin bisa bekerja dengan baik, lebih efisien, dan stabil. Tanpa pelumas atau oli, mesin akan bergesekkan satu sama lain secara langsung, sehingga cepat rusak atau aus. Bahkan bisa memicu suhu tinggi yang dapat berakhir dengan kebakaran.

Seiring dengan perkembangan teknologi, pengembangan oli pun semakin hari semakin maju. Orang kemudian tak lagi memanfaatkan oli dari bahan mineral minyak mentah karya Ellis tadi, para pakar otomotif pun kemudian membuat oli dengan bahan semi sintetis bahkan kemudian berkembang lagi ke bahan full sintetis dan akhirnya yang terbaru adalah yang berbahan ester. Bahan ini disebut-sebut mampu memiliki jarak tempuh yang jauh alias olinya tahan lama. Tak cuma itu, oli ini juga mampu mencegah mesin mengalami gesekan yang berlebihan serta tahan dengan kondisi panas mesin sehingga mesinnya juga tahan lama.

Tapi mungkin Anda masih bingung memilih karena ada begitu banyak merek dan jenis oli yang beredar di pasaran? Tenang, kini sudah ada oli berkualitas bernama oli X-TEN yang bisa menjadi pilihan Anda. Mengapa harus oli X-TEN, sebab oli ini adalah jenis oli ester, yang termasuk dalam group 5, yaitu jenis oli paling modern di masa kini. Kualitasnya di atas oli sintetis maupun semi sintetis. Kandungan ester di dalamnya membuat tarikan motor dan mobil Anda entengnya tahan lama. Jadi jangan bingung-bingung lagi memilih oli.